Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Bantaeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bantaeng. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Juni 2026

Gerakan Indonesia Asri, Warga Desa Kampala Gelar Kamis Asri


Kampala, 25 Juni 2026— Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Kampala melalui pelaksanaan kegiatan Gerakan Indonesia Asri: Kamis Asri**. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat yang bersama-sama melakukan pembersihan lingkungan di sejumlah titik wilayah desa.

Sejak pagi, warga tampak membawa sapu, karung, dan peralatan kebersihan untuk membersihkan sampah, daun kering, rumput liar, serta saluran di sekitar jalan dan permukiman. Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan Kamis Asri terlaksana melalui kolaborasi antara Pemerintah Desa Kampala, Pemerintah Kecamatan Eremerasa, BPD Desa Kampala, para Kepala Dusun, serta Pemuda Karang Taruna Kampala. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan kuatnya kebersamaan dalam menjaga kebersihan dan keindahan desa.

Tidak hanya berfokus pada pembersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antarwarga. Melalui kerja bakti, masyarakat diajak untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Gerakan Indonesia Asri melalui Kamis Asri diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan lingkungan yang bersih dan terawat, Desa Kampala diharapkan semakin nyaman untuk ditinggali serta menjadi contoh semangat gotong royong bagi masyarakat di wilayah sekitarnya.

Desa Bersih, Lingkungan Asri, Masyarakat Sehat.

Minggu, 14 Juni 2026

Pemerintah Desa Kampala Lestarikan Kearifan Lokal Melalui Kerja Bakti Awal Pembangunan Jembatan Dapaccekka


Kampala, Eremerasa – Pemerintah Desa Kampala bersama masyarakat melaksanakan kegiatan kearifan lokal yang dirangkaikan dengan kerja bakti sebagai tanda dimulainya pembangunan Jembatan Dapaccekka yang akan menghubungkan Desa Kampala dengan Desa Pabbumbungan, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Desa Kampala dalam mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong yang telah menjadi budaya masyarakat setempat sejak dahulu.

Turut hadir dalam kegiatan ini Danramil 01 Kecamatan Eremerasa, Kepala Desa Kampala, Kepala Desa Pabbumbungan, Babinsa Desa Kampala, Babinsa Desa Pabbumbungan, tokoh masyarakat, serta warga dari kedua desa yang secara bersama-sama terlibat dalam proses persiapan pembangunan.

Sebelum pelaksanaan kerja bakti, kegiatan diawali dengan doa dan syukuran bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus harapan agar pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Tradisi tersebut merupakan bagian dari kearifan lokal yang masih terjaga dan terus dilestarikan oleh Pemerintah Desa Kampala bersama masyarakat.

Kepala Desa Kampala menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Dapaccekka merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat hubungan sosial antarwarga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kedua desa.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat terlihat antusias bergotong royong membersihkan area pembangunan, membuka akses menuju lokasi, serta menyiapkan material yang akan digunakan pada tahap awal pembangunan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat menjadi gambaran kuat bahwa pembangunan desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Pemerintah Desa Kampala menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, khususnya Danramil 01 Kecamatan Eremerasa, Babinsa, Pemerintah Desa Pabbumbungan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang turut berpartisipasi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Kampala berharap pembangunan Jembatan Dapaccekka dapat menjadi simbol persatuan, semangat gotong royong, dan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

"Pembangunan yang kuat lahir dari kebersamaan. Gotong royong hari ini menjadi fondasi bagi kemajuan Desa Kampala dan Desa Pabbumbungan di masa yang akan datang."

Kamis, 04 Juni 2026

BAZNAS Kabupaten Bantaeng Sosialisasikan Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah di Desa Kampala



Kampala, 4 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bantaeng menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Aula Kantor Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta berbagai unsur kelembagaan desa.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara terorganisir, transparan, dan tepat sasaran guna mendukung kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Desa Kampala menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bantaeng atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan BAZNAS dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat yang profesional dan akuntabel.

"Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan warga," ujarnya.

Sementara itu, narasumber dari BAZNAS Kabupaten Bantaeng menjelaskan berbagai program yang telah dijalankan, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga program kemanusiaan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah.

Dalam pemaparannya, peserta juga diberikan informasi mengenai tata cara pembayaran zakat melalui BAZNAS serta mekanisme pendistribusian dana yang mengedepankan prinsip amanah, transparansi, dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai persoalan terkait pengelolaan zakat di tingkat masyarakat desa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, berinfak, dan bersedekah semakin meningkat sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Kampala dan Kabupaten Bantaeng secara umum.

Kamis, 28 Mei 2026

Kepala Desa Kampala Sigap Antar Warga ke RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng Dini Hari


Bantaeng, 28 Mei 2026 — Bentuk kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkanoleh Kepala Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Tepat pada pukul 02.30 WITA dini hari, Kepala Desa Kampala, Ahmad Amiruddin, S.E., turun langsung mengantar salah seorang warga menuju RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu untuk mendapatkan penanganan medis.


Di tengah waktu istirahat masyarakat, respons cepat pemerintah desa tersebut menjadi perhatian warga. Dengan mengutamakan keselamatan dan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, Kepala Desa Kampala bergerak sigap memastikan warga mendapatkan akses pengobatan secepat mungkin.

Langkah kemanusiaan itu mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Kehadiran kepala desa secara langsung dinilai sebagai bentuk nyata pelayanan tanpa mengenal waktu, sekaligus memperlihatkan komitmen pemerintah desa dalam mendampingi masyarakat di situasi mendesak.

Kepala Desa Kampala menyampaikan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan kapan pun dibutuhkan.

Sebagai pelayan masyarakat, sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir ketika warga membutuhkan bantuan, terlebih dalam kondisi darurat kesehatan,” ujarnya.

Aksi tersebut juga menjadi gambaran eratnya hubungan sosial antara pemerintah desa dan masyarakat di Desa Kampala. Kepedulian yang ditunjukkan diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah desa.

Peristiwa itu sekaligus menegaskan bahwa pelayanan publik tidak hanya hadir di ruang kantor pemerintahan, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata demi kepentingan dan keselamatan warga.




Jumat, 15 Mei 2026

BUMDes Dande’ Lompoa Desa Kampala Kembangkan Peternakan Puyuh Petelur, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa


Bantaeng,- Sulawesi Selatan – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dande’ Lompoa Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pengembangan sektor peternakan produktif. Salah satu langkah nyata yang kini dijalankan adalah pengelolaan usaha peternakan puyuh petelur yang menjadi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Usaha peternakan puyuh petelur BUMDes Dande’ Lompoa hadir sebagai inovasi desa dalam memanfaatkan peluang agribisnis yang memiliki prospek menjanjikan. Dengan permintaan telur puyuh yang terus meningkat di pasaran, BUMDes Desa Kampala melihat sektor ini sebagai peluang usaha berkelanjutan yang mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli desa sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Berlokasi di Desa Kampala, unit usaha ini dikelola secara bertahap dengan sistem manajemen usaha desa yang berorientasi pada produktivitas dan keberlanjutan. Peternakan puyuh petelur tersebut tidak hanya berfokus pada produksi telur konsumsi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran ekonomi kreatif bagi masyarakat desa dalam bidang peternakan modern.

Direktur BUMDes Dande’ Lompoa Dalam Hal Ini ANDI.S menyampaikan bahwa pengembangan peternakan puyuh petelur merupakan bentuk transformasi ekonomi desa dari sektor tradisional menuju usaha produktif yang lebih terarah.

_“BUMDes hadir bukan hanya sebagai lembaga usaha, tetapi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Peternakan puyuh petelur ini kami kelola untuk meningkatkan pendapatan desa sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga,”_ ujarnya.

Selain menghasilkan telur puyuh sebagai komoditas utama, usaha ini juga dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi karena biaya perawatan relatif efisien dan masa produksi puyuh yang cepat. Hal ini menjadikan peternakan puyuh sebagai salah satu sektor unggulan yang potensial dikembangkan dalam skala desa.

Pemerintah Desa Kampala memberikan dukungan penuh terhadap pengelolaan usaha tersebut sebagai bagian dari visi pembangunan ekonomi mandiri desa. Melalui BUMDes, pemerintah desa berharap tercipta ekosistem usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, dan menciptakan sumber pendapatan baru bagi desa.

Kehadiran peternakan puyuh petelur BUMDes Dande’ Lompoa juga menjadi simbol semangat inovasi Desa Kampala dalam membangun desa melalui usaha nyata yang produktif, modern, dan berdaya saing.

Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, BUMDes Dande’ Lompoa Desa Kampala diharapkan terus berkembang sebagai contoh sukses pemberdayaan ekonomi desa, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan potensi lokal untuk kemajuan bersama.


Berita Unggulan

Gerakan Indonesia Asri, Warga Desa Kampala Gelar Kamis Asri

Kampala, 25 Juni 2026 — Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Kampala melalui pelaksanaan kegiatan Gerakan Indonesia Asri: Kamis A...

Postingan Populer