Bantaeng,- Sulawesi Selatan – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dande’ Lompoa Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pengembangan sektor peternakan produktif. Salah satu langkah nyata yang kini dijalankan adalah pengelolaan usaha peternakan puyuh petelur yang menjadi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Usaha peternakan puyuh petelur BUMDes Dande’ Lompoa hadir sebagai inovasi desa dalam memanfaatkan peluang agribisnis yang memiliki prospek menjanjikan. Dengan permintaan telur puyuh yang terus meningkat di pasaran, BUMDes Desa Kampala melihat sektor ini sebagai peluang usaha berkelanjutan yang mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli desa sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Berlokasi di Desa Kampala, unit usaha ini dikelola secara bertahap dengan sistem manajemen usaha desa yang berorientasi pada produktivitas dan keberlanjutan. Peternakan puyuh petelur tersebut tidak hanya berfokus pada produksi telur konsumsi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran ekonomi kreatif bagi masyarakat desa dalam bidang peternakan modern.
Direktur BUMDes Dande’ Lompoa Dalam Hal Ini ANDI.S menyampaikan bahwa pengembangan peternakan puyuh petelur merupakan bentuk transformasi ekonomi desa dari sektor tradisional menuju usaha produktif yang lebih terarah.
_“BUMDes hadir bukan hanya sebagai lembaga usaha, tetapi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Peternakan puyuh petelur ini kami kelola untuk meningkatkan pendapatan desa sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga,”_ ujarnya.
Selain menghasilkan telur puyuh sebagai komoditas utama, usaha ini juga dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi karena biaya perawatan relatif efisien dan masa produksi puyuh yang cepat. Hal ini menjadikan peternakan puyuh sebagai salah satu sektor unggulan yang potensial dikembangkan dalam skala desa.
Pemerintah Desa Kampala memberikan dukungan penuh terhadap pengelolaan usaha tersebut sebagai bagian dari visi pembangunan ekonomi mandiri desa. Melalui BUMDes, pemerintah desa berharap tercipta ekosistem usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, dan menciptakan sumber pendapatan baru bagi desa.
Kehadiran peternakan puyuh petelur BUMDes Dande’ Lompoa juga menjadi simbol semangat inovasi Desa Kampala dalam membangun desa melalui usaha nyata yang produktif, modern, dan berdaya saing.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, BUMDes Dande’ Lompoa Desa Kampala diharapkan terus berkembang sebagai contoh sukses pemberdayaan ekonomi desa, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan potensi lokal untuk kemajuan bersama.

